9. Keamanan dan Pemeliharaan Website

Keamanan dan pemeliharaan website adalah dua aspek penting yang tidak boleh diabaikan. WordPress, sebagai platform yang paling banyak digunakan di dunia, sering menjadi target serangan siber. Oleh karena itu, menjaga keamanan website serta melakukan pemeliharaan rutin adalah kunci agar situs Anda tetap aman, cepat, dan berfungsi dengan baik. Pada bagian ini, kita akan membahas bagaimana menggunakan SSL untuk meningkatkan keamanan, serta pentingnya melakukan backup rutin dan memperbarui plugin atau WordPress.

Menggunakan SSL untuk Keamanan

SSL (Secure Socket Layer) adalah protokol keamanan yang mengenkripsi data yang dikirimkan antara browser pengguna dan server website. Penggunaan SSL sangat penting, terutama jika website Anda menangani informasi sensitif seperti data pelanggan atau transaksi online. Selain itu, Google memberikan peringkat lebih tinggi kepada website yang menggunakan SSL, menjadikannya penting juga dari perspektif SEO.

  1. Apa Itu SSL dan Mengapa Penting? SSL mengenkripsi data sehingga tidak bisa dibaca oleh pihak ketiga yang mencoba mengaksesnya. Hal ini melindungi informasi pribadi pengunjung, seperti kata sandi, nomor kartu kredit, dan data lainnya, dari pencurian oleh peretas. Website yang menggunakan SSL dapat diidentifikasi oleh ikon gembok di bilah alamat browser dan memiliki URL yang dimulai dengan https.
  2. Cara Mendapatkan dan Menginstal SSL:
    • Pilih Layanan Hosting yang Menyediakan SSL: Banyak layanan hosting modern seperti SiteGround, Bluehost, atau Hostinger sudah menyediakan SSL gratis melalui Let’s Encrypt. Pastikan layanan hosting Anda menawarkan fitur ini.
    • Mengaktifkan SSL di Hosting Anda:
      1. Masuk ke cPanel atau dashboard hosting Anda.
      2. Cari bagian Security atau SSL/TLS.
      3. Pilih Let’s Encrypt atau sertifikat SSL lain yang disediakan.
      4. Ikuti petunjuk untuk mengaktifkan SSL di domain Anda.
    • Mengaktifkan SSL di WordPress:
      1. Setelah SSL diaktifkan di hosting, masuk ke Dashboard WordPress.
      2. Instal dan aktifkan plugin seperti Really Simple SSL.
      3. Plugin ini akan mendeteksi dan mengonfigurasi pengaturan SSL secara otomatis, memastikan semua halaman website Anda menggunakan https.
  3. Manfaat SSL:
    • Keamanan Pengguna: SSL menjaga keamanan data pengguna dengan enkripsi, mengurangi risiko peretasan.
    • Kepercayaan Pengguna: Pengunjung cenderung lebih percaya pada situs yang memiliki ikon gembok di bilah alamat mereka.
    • Peringkat SEO yang Lebih Baik: Google telah mengonfirmasi bahwa SSL adalah faktor peringkat, jadi website dengan SSL berpotensi mendapatkan peringkat lebih tinggi di hasil pencarian.

Backup Rutin dan Update Plugin/WordPress

Selain menjaga keamanan, melakukan backup rutin dan memperbarui plugin serta WordPress adalah bagian penting dari pemeliharaan website. Backup yang teratur melindungi Anda dari kehilangan data akibat peretasan atau kesalahan teknis, sementara pembaruan plugin dan WordPress membantu menjaga situs tetap aman dan berjalan optimal.

  1. Backup Rutin Website:

Backup adalah proses menyimpan salinan dari semua file dan database website Anda. Jika terjadi kesalahan atau serangan peretas, backup memungkinkan Anda memulihkan website ke keadaan semula.

  • Mengapa Backup Penting?
    • Perlindungan dari Kehilangan Data: Serangan siber, kegagalan server, atau bahkan kesalahan pengguna bisa menyebabkan kehilangan data. Backup memungkinkan Anda memulihkan data yang hilang dengan cepat.
    • Memudahkan Pemulihan Cepat: Dengan backup yang tersimpan, Anda bisa mengembalikan website ke versi yang bekerja dengan baik jika terjadi masalah.
  • Cara Melakukan Backup Rutin:
    1. Gunakan Plugin Backup: Plugin seperti UpdraftPlus, BackWPup, atau VaultPress adalah opsi populer untuk membuat backup otomatis.
    2. Jadwalkan Backup: Anda bisa menjadwalkan backup harian, mingguan, atau bulanan tergantung pada seberapa sering Anda memperbarui website. Backup otomatis akan berjalan di latar belakang tanpa perlu campur tangan.
    3. Simpan Backup di Lokasi Aman: Pastikan backup disimpan di lokasi yang aman, seperti Google Drive, Dropbox, atau layanan cloud lainnya. Jangan hanya menyimpannya di server hosting, karena jika server rusak, Anda akan kehilangan backup tersebut.
    4. Pulihkan Website dari Backup: Jika ada masalah, Anda bisa memulihkan website dengan mudah menggunakan plugin backup. Cukup pilih versi backup yang diinginkan dan klik Restore.
  1. Update Plugin dan WordPress Secara Rutin:

Memperbarui WordPress, tema, dan plugin adalah bagian penting dari pemeliharaan keamanan. Versi terbaru sering kali berisi perbaikan bug, peningkatan performa, dan, yang paling penting, patch keamanan yang melindungi website dari ancaman terbaru.

  • Mengapa Pembaruan Penting?
    • Perbaikan Keamanan: Pembaruan sering kali mencakup patch untuk kerentanan keamanan yang ditemukan di versi sebelumnya.
    • Fitur Baru: Pembaruan juga memperkenalkan fitur baru yang dapat meningkatkan fungsionalitas website.
    • Peningkatan Kinerja: Pembaruan umumnya mengoptimalkan performa, membuat website berjalan lebih cepat dan lebih stabil.
  • Cara Memperbarui Plugin dan WordPress:
    1. Update WordPress:
      • Pergi ke Dashboard > Updates. Jika ada pembaruan untuk WordPress, akan ada pemberitahuan di sini. Klik Update Now untuk memperbarui ke versi terbaru.
      • Sebelum memperbarui, backup website terlebih dahulu untuk menghindari kehilangan data jika terjadi masalah.
    2. Update Plugin dan Tema:
      • Di bagian Updates, Anda juga akan melihat daftar plugin dan tema yang perlu diperbarui.
      • Pilih plugin yang ingin diperbarui dan klik Update. Disarankan untuk mengupdate plugin satu per satu agar jika ada masalah, Anda bisa dengan mudah mengidentifikasi sumber masalahnya.
    3. Periksa Kompatibilitas: Sebelum memperbarui plugin atau tema, pastikan plugin atau tema tersebut kompatibel dengan versi WordPress yang Anda gunakan. Terkadang, pembaruan bisa menyebabkan masalah kompatibilitas, jadi pastikan untuk memeriksa ulasan atau dokumentasi plugin tersebut.
  1. Tips Tambahan untuk Pemeliharaan Website:
    • Gunakan Plugin Keamanan: Selain backup, gunakan plugin keamanan seperti Wordfence atau iThemes Security untuk melindungi website dari peretasan dan ancaman lainnya.
    • Hapus Plugin dan Tema yang Tidak Digunakan: Plugin dan tema yang tidak digunakan bisa menjadi celah keamanan jika tidak diperbarui. Hapus plugin atau tema yang tidak diperlukan untuk mengurangi risiko.
    • Monitor Performa Website: Gunakan alat seperti Google Analytics atau Uptime Robot untuk memantau kinerja dan waktu aktif website Anda. Dengan memantau performa, Anda bisa mengidentifikasi masalah sejak dini.

Dengan mengamankan website menggunakan SSL, melakukan backup rutin, dan selalu memperbarui plugin serta WordPress, Anda dapat menjaga website tetap aman dan berfungsi optimal. Langkah-langkah ini penting untuk mencegah serangan siber, kehilangan data, dan masalah teknis lainnya yang dapat memengaruhi pengalaman pengguna dan peringkat SEO website Anda.